Dongengfilm's Blog

Oktober 11, 2012

“Taken 2” (Luc Besson, 2012).

Filed under: Resensi Film — dongengfilm @ 2:13 am

Dendam tidak akan ada habisnya kecuali yang salah satu dari pihak yang terkait memang sudah tidak ada lagi di dunia. Dalam arti, tidak ada lagi hubungan darah yang masih hidup dari salah satu pihak yang terkait.

Itulah inti cerita dari film “Taken 2” yang dibintangi oleh Liam Neeson ini.

Sebagai agen CIA, Bryan Mills (Liam Neeson) pernah berhadapan dengan sindikat penjual wanita internasional yang berasal dari Albania. Ketika ia menyelamatkan putrinya, Kim (Maggie Grace), ia membunuh para penculik. Salah seorang di antaranya adalah putra dari pimpinan sindikat Murad Krasniqi (Rade Serbedzijah).

Di hadapan keluarganya, saat pemakaman, ia bersumpah akan membalas kematian putranya itu.

Ketika Bryan Mills dan keluarganya berlibur ke Istambul, upaya pembalasan dendam itupun dilaksanakan. Mills dan istrinya Lenore (Famke Janssen) berhasil diculik. Kim lolos dan menolak untuk mencari selamat di Kedubes Amerika Serikat. Berhasilkan ia membantu sang ayah untuk menyelamatkan kedua orangtuanya itu?

Dalam film ini, kembali Neeson menampilkan kemampuan aktingnya yang luar biasa itu. Tenang, dingin, dan kalau perlu telengas. Tapi tidak harus tampil jagoan.

Adegan-adegannya tidak sefantastis film-film superhero, malah mengingatkan kita pada film serial 007 jaman sebelum Daniel Craig. Tetap menarik apalagi bagi penggemar Liam Neeson!

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: