Dongengfilm's Blog

September 8, 2012

“Across The Line: The Exodus of Charlie Wright” (R. Ellis Frazier, 2010)

Filed under: Resensi Film — dongengfilm @ 7:54 am

Apa perbedaan seorang penipu, penjahat dan tentara bayaran? Siapa yang sebenarnya lebih jahat dan bisa disebut penjahat?

Film ini bisa menjadi bahan kajian menarik kalau kita mau membahas soal terminologi kejahatan dan perbuatan yang jahat.

Seorang pengusaha perbankan yang menipu habis-habisan nasabahnya kemudian lari bersembunyi di Tijuana, Meksiko. Awalanya ia berhasil mengecoh FBI. Biasanya, orang yang kabur dengan uang sebanyak itu pasti akan bersembunyi di negara-negara yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Amerika Serikat (AS).

Charlie Wright (Aidan Quinn) justru hanya menyeberang ke Meksiko dan bersembunyi di sana. Ia berusaha mencari wanita yang ia kenal puluhan tahun lalu karena yakin bahwa ia sebenarnya memiliki anak dari wanita tersebut. Wright sendiri digambarkan sebagai pria lajang dengan kehidupan yang tidak menarik… menurut agen FBI Hobbs (Mario Van Peebles). Belakangan kita tahu bahwa ada alasan kuat kenapa ia memilih jalan hidup seperti itu.

Kehadiran Wright di Tijuana dengan cepat tercium oleh keluarga mafia setempat yang dikepalai oleh Jorge Garza (Andy Garzia). Keluarga ini sedang terhimpit dalam utang. Kehadiran Wright dilihat sebagai kemungkinan untuk melunasi utang tersebut.

Garza tidak sendirian dalam mengincar Wright. Kelompok mafia Rusia yang tertipu oleh ulah Wright juga mengincarnya. Mereka mengirim tentara bayaran berkebangsaan Amerika untuk mengejar Wright ke Tijuana.

Wright bersikeras pada tujuannya ke Tijuana: menemukan wanita yang ia kasihi dan anaknya.

Nah, di sini penonton akan dihadapkan pada kadar sifat jahat antara penipu, polisi, mafia dan tentara bayaran. Bagaimana kita mengukur sifat jahat itu sendiri? Bisakah sifat jahat kita toleransi dengan sifat yang bertanggung-jawab?

Meski berkisar tentang tokoh-tokoh di dunia ‘kejahatan’, jangan berharap film yang diproduksi bukan untuk bioskop itu dipenuhi adegan laga seperti banyak film Hollywood lain. Akhir film ini juga tak terduga. Menarik!

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: